Ramadhan yang Berbeda

Ramadhan yang Berbeda


Assalamu’alaykum para netizen,

wuiih udah lama pisan ternyata diriku nggak nulis lagi, udah kaku euy..

seperti yang pernah saya tuliskan bahwasanya menulis itu seperti nafas dalam kehidupan, kadang tersengal kadang lancar. Itu biasa #pembenaran 🙂

lagi dengerin Richard Marx – Now and Forever

Ramadhan tahun ini memang sungguh berbeda buat saya, nggak seperti ramadhan-ramadhan sebelumnya yang kerja hanya dikantoran, kali ini harus kerja dilapangan, lapangan minyak lagi, terus di Minas (riau) lagi.. (katanya tempat terpanas di Chevron field).

Sebenarnya di project ini saya Cuma bantu-bantu aja, kebetulan yang in charge di project ini udah resign, jadiny saya deh yang diassign disana untuk nyelesain PA/GA system sampai bunyi. Tentu dengan senang hati saya terima tawaran itu, gimana nggak, di Riau mah keluarga saya semua isinya, keluarga besar dari Papa dan Mama disana semua. Malah saya bersyukur sekali disuruh ke Minas, teman-teman kantor pada ngiri, “mudik dapet duit dong lu!” Yoiii, he..he..

Selama di Pekanbaru saya nggak tinggal di hotel, walaupun disiapin disana, tapi saya nggak mau, ya jelas lah ada keluarga di pekanbaru ngapain tinggal dihotel, enak duit hotelnya saya ambil, kan lumayan..hi..hi…kemudian saya putuskan untuk tinggal di rumah uwak iyan (Abang tertua mama) di daerah palas, karena disitulah yang terdekat untuk ke Rumbai, lagian ternyata uwak kerja di salah satu kontraktor juga di Minas, jadi pas pagi-pagi sekalian ikut beliau.

Kerja di lapangan memang butuh banyak tenaga khususnya pada bulan puasa ditambah cuaca yang sangat panas. Ada dua kali saya dan keluarga uwak nggak kebangun sahur, kebangunnya pas adzan subuh, tentu itu sangat-sangat berdampak kestamina, sahur aja udah puyeng apalagi nggak sahur, sempoyongan euy badan, Alhamdulillah nggak pingsan.

Tentu, kerja yang penuh peluh ini berdampak ke amalan yaumiyah, saya pun iri dengan teman-teman di Jakarta yang udah khatam 1 juz, 2 juz, 3 juz sebelum ramadhan usai, terus bisa ‘itikaf bareng, ih..enak pisan. Sewaktu disana memang harus banyak curi-curi waktu, saya biasanya baca qur’an dimobil dalam perjalanan pergi dan pulang dari Rumbai-Minas, lumayan jarak tempuhnya sekitar 30 menitan, itu pun kalau nggak diajak ngobrol, atau nggak pas jam-jam istirahat. Ba’da subuh pun nggak sempat, karena dari rumah uwak, kami berangkat jam setengah enam lebih, dan subuh di Pekanbaru tidak seperti di Jakarta, jam 5 udah selesai, disana setengah enam baru selesai, jadi abis subuhan di masjid, langsung siap-siap berangkat.

Begitulah.. hidup memang tidak indah kalau datar-datar saja, dalam setiap kejadian terus saja ada hikmah yang bisa diambil, walaupun dari segi amalan ramadhan saya tahun ini tidak semaksimal ramadhan tahun kemaren, setidaknya nilai silaturahim saya ke keluarga besar Papa dan Mama bisa dimaksimalkan, membuat mereka tersenyum dengan kedatangan saya pun sudah menjadi hal yang luar biasa bagi saya..saya pun disana menjadi rebutan untuk jadi “tamu” buka bersama 🙂

Next Ramadhan at Glance

Saya pun optimis memandang ramadhan tahun depan yang insy Allah bakal lebih istimewa dari tahun ini bersama sang sayap kiri.

 

Ya Allah, terimalah amal ramadhanku yang secuil ini, ampuni hamba yang tak maksimal dalam beramal, pertemukanlah hamba dengan ramadhan-Mu selanjutnya dengan penuh episode-episode istimewa yang bakal datang. Aamin.

Jakarta, 01 September 2012

Aldo Wilman

I Believe in Allah, only Allah

Source gambar: http://3.bp.blogspot.com/-wSMUTCvEuk8/UAfijRr0JGI/AAAAAAAAEVg/H5NIirjWn68/s1600/Ramadan%252Be-belgique%252B1.jpg

Iklan

2 thoughts on “Ramadhan yang Berbeda

  1. rayu berkata:

    sama ramadhan kali ini heboh binti rame…habib lebih rame..hehe. …ghirahnya 1000%..didoakan lebih baik dan sayap kiri segera pada tempatnya…doakan saya juga biar tahun depan udah bisa sidang bulan juli..dan gitu kerja di biofarma/bpom atau lanjut s2.aamiin..idihhh icon aku selalu jelek bete deh-.-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s