Tempat Terakhir

Tempat Terakhir

 padi

Bagiku pribadi, ada yang menarik dan keliru dari lagu PADI yang berjudul Tempat Terakhir

Berikut liriknya:

Meskipun aku di surga
Mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu

Lama sudah kau menemani langkah kaki
Di sepanjang perjalanan hidup penuh cerita
Kau adalah bagian hidupku
Dan akupun menjadi bagian dalam hidupmu
Yang tak terpisah

Kau bagaikan angin di bawah sayapku
Sendiri aku tak bisa seimbang
Apa jadinya bila kau tak di sisi

Meskipun aku di surga
Mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
Aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
Tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian

Bila nanti aku kehilangan, mungkin itu hanya sesaat
Karena kuyakin kita kan bertemu lagi

Kau bagaikan angin di bawah sayapku
Sendiri aku tak bisa seimbang
Apa jadinya bila kau tak di sisi

Meskipun aku di surga
Mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
Aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
Tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian

Meskipun aku di surga
Mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu
Aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
Tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian

to be honest, aku sangat suka lagu ini dalam hal lirik dan arrangement musiknya. Namun, ada 3 bait yang keliru dari lagu ini, yaitu dibagian yang pertama yang banyak diulang-ulang dalam lagu ini.

Meskipun aku di surga
Mungkin aku tak bahagia
Bahagiaku tak sempurna bila itu tanpamu

pertanyaannya adalah, apakah bahagia disyurga ada yang tak sempurna? apakah ketika suami/istri yang kita sayangi tidak berada disyurga, kebahagiaan kita disyurga akan berkurang?

ahad lalu, teman seliqo’at kebetulan ada yang nanyain ke ustadz perihal ini. dan ustadz menjawab (kurang lebih), “tak ada kebahagian yang berkurang disyurga walaupun orang-orang yang kita sayangi didunia berada di neraka”

Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman, pria maupun wanita, surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal di sana selama-lamanya; (dijanjikan pula) tempat-tempat tinggal yang indah, dalam surga-surga kebahagiaan abadi. Dan keridlaan dari Allah adalah yang akbar. Itulah sebenarnya kebahagiaan yang agung. (QS. al-Taubah/9:72)

Wallahu’alam

mungkin ada yang mau menanggapi, yang lebih paham bisa membagi ilmunya perihal ini..

dipersilahkan

selain 3 bait diatas, selebihnya liriknya manteb dan saya suka :), terutama

Kau bagaikan angin di bawah sayapku
Sendiri aku tak bisa seimbang

dan

Aku ingin kau menjadi bidadariku di sana
Tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian

 

oleh karenanya, pabila ingin bersama-sama melabuhkan cinta ditempat terakhir (syurga) kelak, marilah bersama-sama membuat program-program bersama untuk menuju ke tempat terakhir itu

(sok bijak diriku, padahal belum nikah :))

Jakarta, 08 Agustus 2011

Aldo Al Fakhr

Source Gambar: http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/260907_1348857663_217746_n.jpg

Iklan

12 thoughts on “Tempat Terakhir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s