Kata Tak Terungkap

Kata Tak Terungkap

Assalamu’alaykum

Dah lama ndak nulis yang serius-serius…. ^^

Setiap kata mengandung makna, setiap kalimat mengandung kekuatan, setiap tulisan memiliki jiwa atau ruh yang dibawa oleh penulisnya. Bagaimana yang terjadi pabila setiap kata yang terucap atau tertulis tak memiliki makna, setiap kalimat yang disusun dari beberapa kata tak punya kekuatan pengaruh, dan setiap tulisan tak memiliki jiwa atau ruh.. ini yang menjadi soal..

Dalam tulisan ini, saya hanya focus pada kata yang tak bisa terungkap sebagaimana mestinya.. kata yang seharusnya dikatakan, tetapi terhenti karena ada sesuatu yang menghalanginya, apalah itu, saya tidak tau, bijaknya kamu lah yang tahu kenapa tak bisa mengungkapkan kata…

Terkadang, kata-kata yang sudah disusun sedemikian rupa, dicantik-cantikkan gaya penulisannya atau retorikannya dalam penyampaian.. tapi tetap saja sepersekian detik sebelum kata itu mau diungkapkan, ia tersendat, tak mau keluar, sehingga banyak orang mengatakan “mati kutu” alias ndak tau mau berbuat ape lagi..

Hal ini sebenarnya bisa dihindari dengan tidak terlalu berlebihannya dalam mempersiapkan kata-kata yang akan diungkapkan.. karena sama-sama kita ketahui bahwasanya segala hal yang berbau pada berlebihan akan berujung pada kemudharatan bagi diri sendiri atau lingkungan sekitar..

Grogi alias tak pede juga menjadi soal akan tak dapat diungkapkannya kata-kata.. untuk pemecahan masalah ini kuncinya hanya berlatih terus menerus,,, maksud berlatih disini bukan maksudnya didalam kesendirian, langsung praktek didepan orang banyak, memberanikan diri… sobat, berani itu adalah kesabaran sesaat… jadi, teruslah bersabar agar keberanian itu tetap ada dalam dirimu ketika mengungkapkan kata-kata yang sejatinya ingin diungkapkan..

Ada juga cara yang agak susah atau ribet sih sebenarnya yaitu mempersiapkan catatan ringkasan apa-apa yang akan disampaikan atau bahasa kerennye “outline”nya.. sehingga ketika bingung mau berkata apa lagi atau mati kutu, langsung deh liat catatan kecil itu…

Dalam bahasan lain, kata tak terungkap yaitu ketika seseorang tidak bisa mengungkapkan suatu rasa dalam dirinya menjadi kata-kata dalam media apapun… orang seperti ini sering kita liat pada orang yang suka diam.. ia hanya melampiaskan “rasa” itu dengan perbuatan yang nyata..

Contohnya, seseorang suami yang tak pernah mengatakan “I Love U” pada istrinya, padahal kata-kata “ajaib” itu bisa menjadi romantisme yang membuncah pada kedua belah pihak, hanya dengan kata itu saja.. tapi, si suami ini yang memang kaku plus pendiam… ia hanya mengungkapkan kata-kata “I Love U” itu hanya pada perbuatannya saja, seperti memberikan perhatian yang sangat intens, ketika si istri sedang hamil ia begitu gelisah, siap antar jaga, ketika istrinya lagi sakit, ia torehkan pandangan seratus persen hanya untuk istrinya, tak ditinggalkan istrinya kecuali dalam hal syari’at seperti shalat dan lain sebagainya.. begitu perhatian. Padahal tak ada bumbu-bumbu kata  “I Love U”

Kok jadi ngomong ginian yach!! ^^ tak pa pe lah,,

Saudaraku….

Kata tak terungkap lebih baiklah terungkap

Biar ia menjadi cemerlang tak menjadi kusam karena dibiarkan

Menjadi ruh yang bernyawa tuk mempengaruhi

Karena maknanya itu penuh dengan cinta dan kasih sayang

Jakarta, 6 agustus 2010

Aldo Al Fakhr

Blogger Pencari Spirit yang Hilang

5 thoughts on “Kata Tak Terungkap

  1. Linda J Kusumawardani berkata:

    Setiap kata memang seharusnya memiliki makna…ketika setiap kata tak memiliki makna, itu tak kan terasa berharga atau sama hal nya jika kata yang bermakna itu tidak terungkap…seperti contoh yg antm tulis diatas *sepertinya pernah denger duluan…berpikir sesaat…baru inget pernah baca dari status antm sblmnya…

    Dan kata-kata akan benar-benar bermakna bila bersumber dari lubuk hati…sehingga orang yang mendengar atau membaca akan merasakan hal yang sama seperti si penulis/pembicara…karena hati hanya mampu disentuh dengan hati…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s