Sebuah Hikmah dari Cerita Fakta

Sebuah Hikmah dari Cerita Fakta

 

Cerita dibawah ini saya kutip dari bukunya Helvy Tiana Rosa, Izzatul Jannah, dkk, dengan judul buku “ Bukan diNegeri Dongeng, Kisah Nyata Para Pejuang Keadilan.”

 

Beberapa hari lagi, Partai Keadilan Sejahtera dideklarasikan. Beramai-ramai para kader mencetak dan memproduksi pernak-pernik Partai Keadilan Sejahtera, mulai dari pin hingga payung. Ketika itu, ada adik anggota muda yang sedang bersilaturahmi ke rumah saya untuk pergi bersama-sama disebuah acara kepartaian. Ia sudah siap dengan pin Partai Keadilan Sejahtera pada kerudungnya. Kemudian, lewatlah tukang susu langganan anak-anak saya. Yang saya kenal, ia adalah lelaki yang rajin beribadah. Setiap lewat di depan rumah saya selalu tepat menjelang adzan Zhuhur. Setelah anak-anak membeli, ia berlalu dan hampir selalu berhenti di masjid dekat rumah saya untuk shalat Zhuhur berjamaah.

Ketika itu, anak-anak saya berebutan membeli susu dilayani oleh adik anggota muda itu. Sambil

berbenah untuk segera berangkat, saya mendengar dialog adik anggota muda itu dengan si tukang susu.

Njenengan Partai Keadilan, ya, Mbak?” tanya tukang susu ketika melihat pin yang dikenakan adik anggota muda itu.

Nggih, Pak. Saya PK, Partai Keadilan Sejahtera,”jawabnya.

Kula nggih Partai Keadilan, lho, Mbak, sejak dulu,” kata si tukang susu.

 

Subhanallah. Sudah lama saya mengenal tukang susu itu sebagai orang yang shalih. Tapi keraguan selalu menyelimuti saya untuk mengajaknya pada partai dakwah ini. Padahal boleh jadi, ketika kita menampakkan identitas kita pada orang-orang baik, mereka pun akan bisa menangkapnya sebagai kebaikan pula. Alhamdulillah.

Izzatul Jannah

Sungguh luar biasa. Aku sangat sepakat dengan yang dikatakan Izzatul Jannah, “Padahal boleh jadi, ketika kita menampakkan identitas kita pada orang-orang baik, mereka pun akan bisa menangkapnya sebagai kebaikan pula.”

Terkadang kita memang perlu untuk menunjukkan identitas kita sebagai kader dakwah yang tentunya tidak sekadar mengatakan, “Oi… aku kader dakwah.” Bukan itu. Namun, yang ditunjukkan disini adalah keteladan di keluarga, kampus, lingkungan kerja, dan di masyarakat. Berikan keteladanan itu. Insya Allah dukungan ke dakwah akan melejit bagaikan fireworks diacara tahun baru. Dan tanpa tersadar ketika di akhirat kita terkejut dengan banyaknya atau beratnya timbangan amal baik kita, padahal kita tidak mengerjakan sedemikian besar itu. Itulah yang terjadi ketika seseorang yang mendapat hidayah melalui tanganmu, maka kamu akan mendapatkan pahala dari pekerjaan orang tersebut tanpa menguranginya sedikitpun. Subhanallah,

Oke..fren,, lebih kreatif lagi dan perbaiki diri secara kontinu agar keteladanan itu berbuah surga.


Bandung, 30 November 2009

Aldo Al Fakhr

Blogger Pencari Spirit yang Hilang

Iklan

3 thoughts on “Sebuah Hikmah dari Cerita Fakta

  1. dir88gun berkata:

    Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,

    Akhirnya tahun baru telah tiba…
    Tahun penentuan, apakah kita akan tetap jatuh terpuruk semakin jauh ke dalam kubangan kehinaan,
    Ataukah kita akan bangkit berhijrah menuju ke arah datangnya cahaya kemenangan di depan.

    Baca selengkapnya di

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/happy-new-year.html

    —————————————————–
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s