Budaya Nasihat-Menasihati Sesama Kader Dakwah

Tulisan ini aku buat, karena melihat sangat jarangnya terlihat budaya Nasihat-Menasihati diantara para kader,,,]

let’s begin….

Sendi Stabilitas dunia ada empat, yaitu:

  • keberdayaan ulama (dengan ilmunya)
  • keadilan para penguasa
  • kedermawanan orang-orang kaya, dan
  • doa para Fuqara

pabila salah satu sendi hilang maka, segala aspek kehidupan akan mengalami instabilitas.

pengertian Ulama

Ulama secara etimologis adalah jama’ dari kata ‘alim yang artinya orang yang memiliki ilmu yang membawanya takut hanya kepada Allah (al-Fathir:28)

nah…. dari sini dapat diketahui bahwa pengertian ulama tidak hanya terbatas pada orang-orang yang memiliki kaf’ah syar’iah saja, namun juga mencakup semua hal dalam bidang keilmuan yang tentunya bermanfaat, dengan syarat yang telah diuarakan diatas bahwa harus membawanya kepada seseorang yang memiliki khassyah (rasa takut) kepada Allah.

Sehingga… dalam pengertian tadi, dapat diartikan bahwa para kader dakwah adalah juga para ulama yang berperan sebagai waratsatul anbiya(pewaris para nabi) yang selalu melakukan tawashau bil haqqi dan tawashau bis shabri (saling menasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran).

Saling nasihat menasihati sesama kader dakwah adalah Keharusan

memang sebuah keharusan, dan mungkin tak bisa dibantah, karena aktifitas dakwah senantiasa berhadap-hadapan pandang dan berbentur dengan berbagai hambata-hambatan yang menerpa. Pemberian nasehat merupakan suatu dorongan, tazkiroh(peringatan), dan kasih sayang (dalam artian peduli).

Didalam bergaul dengan dakwah, tak dipungkiri kita akan bersama-sama dengan para kader yang lain atau dengan kata lain berjama’ah. jangn sendiri-sendiri…. dan bersama-sama mengusung dan menanggung amanat dakwah. disana akan terjadi interaksi antar individu yang memiliki sifat-sifat yang berbeda dan terkadang “aneh” yang intinya saling memahami lah…. lihat sisi positifnya… tanpa disadari perbedaan itulah yang acap kali menjadi kekuatan.

Masyarakat islam tidak akan tegak kecuali dijaga oleh sekelompok kader yang tolong menolong, saling nasihat-menasihati, dan memiliki solidaritas yang tinggi.

dan ingat juga bahwa diantara hak seorang muslim  dengan muslim yang lainnya adalah bila dimintai nasihat maka ia harus memberinya nasihat. bukankah Rasulullah telah bersabda

“bila salah seorang dari kamu meminta nasihat kepada saudaranya maka hendaklah (yang diminta) memberi nasihat.” (HR. Bukhari)

Aku juga lagi belajar untuk hal ini…. memang sulit, tapi tak menutup kemungkinan bisa direalisasikan menjadi kenyataan yang berarti bukan omong kosong belaka. ayo… do.. semangat…

yang penting, bersama-sama lah kita dalam tautan ukhuwah ini. saling
mendukung dan saling nasehat-menasehati. .. hindarilah hal-hal yg sia-sia

Oke…. Allahu Akbar

Referensi:
Taujihat Ri'ayah Ma'nawiyah Kader PK-Sejahtera- 
Ust. Dr. Ahmad Satori et.al.

bandung, 23 Juli 2009

Aldo Al Fakhr

Blogger pencari spirit yang hilang

Iklan

3 thoughts on “Budaya Nasihat-Menasihati Sesama Kader Dakwah

  1. NUR IDA R berkata:

    wah bagus nieh tulisannya a’.
    te2p smengat utk nulis y a’, smoga bermanfaat.
    Amin,…

    ———————————-
    ah.. biasa aja…

  2. putrichairina berkata:

    Semangat saling menasehati haruslah diikuti dengan mengetahui cara menasehati yang baik dan benar.
    Niat yang baik harus juga diikuti dengan cara yang benar.
    Seringkali terjadi : niatnya menasehati, tapi dengan cara yang salah. Akhirnya bukan menjadi solusi, malahan memperparah situasi.
    Semangat! Semangat!

    • Aldo Al Fakhr berkata:

      yoi… memang banyak yang menasehati kurang ma’rifat kpd yang dinasehati, sehingga tak bisa cari cara terbaik dlm memberikan nasehat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s