Jurnalis Vs Blogger

Wah….. kalau ada 2 orang berdebat, yang satu jurnalis, yang satunya lagi blogger. aku yakin debat mereka tak kalah dengan debat capres dan cawapres yang sering kali disiarkan akhir-akhir ini. bagaimana tidak, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing, dan merka pun tak mau ada yang mengalah.

kembali ke beberapa tahun yang lalu

Tonggak sejarah berjayanya pers adlah pada pasca orde baru atau pada era reformasi, yang mana membuka belenggu dari penjara kebebasan menyampaikan informasi yang kritis. sehingga penyampaian isu-isu kritis berkembang cepat begulir ketengah-tengah masyarakat, bahkan masyarakat desa sekalipun. dan salut… mereka sendiri yang mencari informasinya

implikasi positif dari kebebasan pers tersebut menyebabkan orang berlomba-lomba menyuguhkan informasi teraktual, terupdate, terkini, tercepat, terbenar, terbukti, dan ter ter lainnya.

dari hal tersebut, pekerjaan pun semakin banyak terbentangg… pekerjaan sebagai jurnalis digemari pada saat itu, terutama bagi para mahasiswa yang sangat dikenal pemberontak positif, kritis, dan peduli. dan mereka pun dapat royalti dari pekerjaannya itu. mereka mengakui pekerjaan itu enak dilakoni, karena bisa jalan-jalan (he…he…), bahkan ada yang sampai keluar negeri karena pekerjaannya itu, sungguh tak terbayangkan sebelumnya oleh mereka bisa menginjakkan kaki dinegeri orang.

memang diakui untuk menuliskan berita haruslah memiliki tulisan yang baik. tulisan baik disini diartikan sebagai tulisan yang memiliki pengaruh yang kuat kepada pembaca. karena sungguh tulisan yang memiliki pengaruh besar lebih baik ketimbang tulisan yang memiliki sastra yang indah dan rapi. nah… disinilah tantangannya, practice makes perfect. itulah semboyan untuk menjadi jurnalis yang handal.

sekarang kita mulai kepembahasan blog

Awalnya disebut dengan istilah web log merupakan sebuah website yang entri nya dimuat berdasarkan urutan waktu. Blog ini berisi berita dalam topik tertentu dan menyediakan fasilitas bagi para pengunjung blog yang ingin memberikan komentar.

Blog merupakan bagian dari World Wide Web. Pada awalnya tidak memiliki nama yang spesifik, tapi mempunyai tujuan yang hampir sama dengan tujuan pembuatan sebuah situs. Diambil dari sebuah situs, berikut adalah urutan kemunculan blog :

Sejak kemunculan internet
Tim Berners-Lee di CERN (Lab. Fisika terkenal yang terletak di Jenewa) mengumpulkan daftar situs yang online.
Juni 1993
NCSA dan Netscape memanfaatkan daftar “What’s New!”.
January 1994
Justin Hall meluncurkan Justin’s Home Page yang menjadi link dari underground.
April 1997
Dave Winner mengeluarkan Scripting News.
Desember 1997
John Barger lah yang menemukan istilah “weblog”.

Kemudian Peter Merholz lah yang mempopulerkan istilah “blog” dalam blognya. Kata “weblog” dipecah menjadi ‘we blog’. Dimana blog itu sendiri dapat dikategorikan dalam noun (blog) dan verb (to blog: melakukan editing atau posting terhadap weblog).

Menjadi seorang blogger sangatlah mudah dan tidak perlu waktu berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun lamanya. hanya klik-klik sana sini, anda sudah menjadi blogger

Penyedia jasa weblog sangatlah banyak beredar didunia maya dan gratis lagi.., tinggal pilih sesuai selera anda. diantaranya wordpress, blogspot, blogsome, blogdetik, oggix, dan lain-lain.

Hal yang terpenting setelah kamu menjadi blogger, adalah mengisinya dengan tulisan-tulisan kamu sendiri, jangan copy-paste ya…karena apa artinya blog kalau ga ada tulisannya. lucu sekali.

ada teman saya yang daftar dibanyak penyedia layanan blog, wordpress ia daftar, blogspot ia daftar, multiply ia daftar, oggix ia daftar, namun mirisnya sekian banyak blognya itu, jarang ia isi dengan tulisan. mungkin gaya-gayaan kali ya… yang terpenting adalah blog yang sering di update, yah minimal 1 bulan 1 tulisanlah.

tulisan apa saja yang harus ditulis?

wah…. banyak, terserah kamu. misal: opini, cerpen, cerita sehari-hari, rasa kesal, puisi, kritikan, dan lain-lain. intinya tulisan yang dibuat tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, bidang dan aspek.

Jurnalis Vs Blogger

jurnalis

Tulisan yang dimuat dikoran atau majalah mendapat imbalan (royalti), biasanya 200 ribu per artikel

memerlukan data-data yang akurat untuk memperkuat statemen, misal tentang bencana tsunami, data yang perlu dipersiapkan adalah berapa jumlah korban tewas, luka-luka berat dan ringan, dan foto-foto juga dapat memperkuat tulisan serta memperbagus tulisan

lebih profesional ketimbang blogger

Ruang lingkup tertentu, oh… ini pasti, karena hanya didaerah tertentu saja, misal: sumeks(sumatera ekspres) yang hanya beredar di sumatera selatan saja, jawa pos yang hanya beredar dijawa saja. media indonesia, kompas, republika, dan sindo yang hanya beredar di indonesia saja

Lama akan dibacanya, karena ada proses editing dari redaktur , setelah itu dibawa ke percetakan, disebarin ke agen-agen, baru nyampe ke pembaca

Blogger

Tulisan yang dimuat diblog tidak mendpt imbalan apa-apa, namun kepuasan diri menjadi bayarannya

tidak terlalu membutuhkan data untuk memperkuat statemen, jika itu dirasa perlu maka digunakan, kalau ga ya udah…

lebih cepat dibaca oleh orang banyak, karena langsung connect internet, add new tulisan, lansung jadi….

tidak terbatas ruang lingkup, karena sifat dari internet yang dapat menghubungkan dimanapun orang berada

nah…… sekarang pilih lah sesuka kamu. kalau aku sih… jadi kedua-duanya menjadi jurnalis sekaligus blogger. dan terbukti banyak para jurnalis sekarang menjadi blogger juga. aku rasa sih… mereka ga mau kalah dengan pergantian zaman yang sudah berbau digital, tidak seperti tahun 80-90 an.

yah.. bagiku apapun profesinya, asalkan dapat memberi manfaat bagi orang banyak. aku akan salut kepada mereka………

Bandung, 02 juli 2009

Aldo Al Fakhr

Blogger Pencari Spirit yang Hilang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s