Inkonsistensi dlm dakwah

Inkonsistensi dlm dakwah acap kali ditemui diberbagai wajihah-wajihah dimanapun lahirnya wajihah itu.

semisal inkonsistensi adalah tidak jalannya proker utama, staf jarang datang syuro’, tidak sesuai deadline yang sudah ditentukan, terlalu  sibuk dgn maslh internal, dan lain-lain

pelaku dari inkonsisten ini adalah wajihahnya dan juga kader-kadernya. memang tak bisa dipungkiri, sejatinya selalu ada pada suatu saat inkonsistensi itu terjadi, sehingga mengakibatkan roda pergerakan wajihah terhenti dalam periode waktu tertentu.

pemahaman yang tidak komprehensif akan tujuan dan sasaran yang diutarakan wajihah dipahami oleh mereka. sudah barang tentu melahirkan inkonsistensi.

pemahaman yang partisi juga menyebabkan hal yang sama. bagaimanalah ia hidup disuatu tempat yg ditujunya, namun ia tak tau akan berbuat apa ditempat tersebut

ambiguitas dalam menelan informasi tujuan dan sasaran wajihah pun menjadi penyebab inkonsistensi. mungkin ia terlalu pintar menelaahnya,, sehingga membuat dirinya sombong tak berarti.

Menurut Fathi Yakan, setidaknya ada 10 hal yang menyebabkan gagalnya dakwah, yaitu:

  1. kurangnya aspek pendidikan
  2. tidak tepat dalam memposisikan kader dalam suatu lahan dakwah
  3. tidak memperhatikan kondisi objekif para pelaku dakwah
  4. lamban dalam merumuskan dan memutuskan suatu perkara dakwah
  5. inkonsistensi
  6. khawatir akan diri dan jaminan rizki
  7. sikap ekstrem dan intoleran
  8. acuh tak acuh
  9. suka berbangga diri dan mengejar popularitas
  10. kecemburuan

dari kesepuluh itu, salah satunya adalah  inkonsistensi. jadi dah sangat jelas inkonsistensi dapat menggagalkan dakwah.

dalam perjalanannya, ada aja orang yang mensibgahkan diri didakwah ini, namun, tujuan yang dicapainya tak sesuai dengan arahan qur’an dan hadist. biasanya orang yang seperti inilah yang secara perlahan gugur didakwah, ia bukan gugur dimedan jihad, tapi ia gugur di konsistennya. naudzubillah…..

Oleh karena itu, sejatinya pelaku dakwah haruslah menjauhkan diri dari hal ini. memang benar, jalan dakwah ini begitu panjang membentang dan aral rintangan selalu menghadang. makanya dibutuhkan kesabaran, keikhlasan, kepatuhan akan aturan, tsiqoh kepada qiyadah, disiplin dalam agenda tarbiyah dan agenda dakwah, dan konsisten yang mendalam dari para pelaku dakwah.

percayalah…. syurga menanti para mujahid yang konsisten dalam dakwah

dan

percayalah….neraka menanti para mujahid yang inkonsisten dalam dakwah

so… it’s about you…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s