Berani Punya Masalah

Aku sangat amat yakin takkan ada yang menolak jikalau ia dilahirkan tanpa masalah sedikitpun dalam hidupnya di dunia dan di akhirat!

But, apakah mungkin? jawabannya tidak mungkin.

“berani punya masalah”

Adalah kalimat yang menantang untuk kita, karena justru dengan adanya masalah membuat kita lebih dewasa dalam berfikir dan bertindak mengambil keputusan.

Yang terpenting adalah berani tuk maju berperang melawan masalah, walaupun perangnya lama, karena masalah yang dihadapi tidak main-main, akan tetapi itulah terapi mental kita menjadi lebih punya taste.

Banyak temanku yang mengeluhkan betapa banyak maslah yang ia hadapi di kampus, sungguh memang luar biasa nih orang. Emang betul sih… masalah yang ditanggungnya amatlah banyak yang dengan maslah itu terkadang membuatnya sakit. Aku salut pada dia. Namun, itu masih area kampus. Betapa tak bisa dipikirkan akan banyaknya masalah yang menanti didunia nyata setelah ia lulus dari kampus. Nah… disinilah perlunya sebuah pembelajaran yang kontinu utk berani punya masalah. Nggak bisa terpikirkan olehku, seseorang didunia kampus saja tidak punya masalah, apa yang akan dihadapinya nanti ya… didunia nyata, aku ragu mentalnya belum siap menghadapi itu semua. Beruntunglah bagi kalian yang selalu diselimuti dengan masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.

Betul banget, masalah itu adalah tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. So, jangan takut punya masalah, ambil masalah itu, genggam erat dan selesaikan dengan bijak. Insy Allah kamu menjadi generasi pembaharu tiap peride waktu tertentu.

Apa aja masalahnya? Banyak. Misal, ketidakseimbangannya antara kuliah dan dakwah, staf di organisasi/ kepanitiaan tidak punya komitmen, ketua yang hanya bisa menyuruh, teman yang berkhianat yang mana ia mengumbar-umbarkan kejelakan kita kepada orang lain, nial jeblok, mata kuliahnya sulit, dosennye killer,  dan lain-lain yang tiap kali kamu temui didunia kampus.

Seorang bijak berujar. “Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.” Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.

O.. iya jangan lupa berdo’alah, tapi jangan hanya berdoa’a tapi shalatlah dengan rajin, sahalat sunah juga jangan ditinggalkan, banyak-banyaklah bersedekah, banyak-banyak bersilaturahim, insy Allah akan memudahkan segala urusan kita. jika kita mengembalikan masalah kepada Allah sungguh itulah perbuatan yang bijak.

Di Q.s Al insyirah, telah Allah firmankan bahwa

“sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Ayat ini diulang 2 kali disurat Al-Insyirah tersebut. Ini mengindikasikan penekanan terhadap masalah bahwa jangan takut punya masalah.

beranilah punya masalah

Wallahu’alam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s