Memahami Kelebihan Anak-anak

memahami kelebihan anak-anak.

ho…ho… ada apa ini! kok bicara soal anak-anak. do u wanna have a baby?

ha.ha… ga pa pa lagi pengen aja.

sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari pertemuanku dengan seorang insan bernama Nazwa, orangnya cantik banget dan sangat imut, ia berjilbab, antara jilbab dan baju serasi….

o…please don’t negative thinking!

Nazwa itu keponakannya Ust Ahum, umurnya masih 2-3 tahun. lucu banget deh… kalau kamu jumpa dengan Nazwa, wuih…. pasti kamu akan gemas dengannya.

Back To The Title.

Adi W. Gunawan dalam artikelnya yang berjudul “Born To Be A Genius but Conditioned To Be An Idiot”, menjelaskan bahwa anak dilahirkan dengan potensi menjadi seorang jenius, namun proses pendidikan yang salah telah membuat anak tidak mampu mengembangkan potensinya secara optimal. Kita tidak menyadari potensi diri yang sesungguhnya. Kalaupun kita tahu dan sadar akan potensi ini, kita merasa tidak mampu untuk mengembangkannya secara optimal.

nah…. inilah sesungguhnya yang terjadi, bahwa anak yang baru lahir sudah dijamin mempunyai otak yang jenius. kesalahan dari orang tua adalah tidak memahami akan jaminan yang telah diberikan itu. Dibawah ini ada kesalahan yang dilakukan sehingga potensi itu tidak jadi teraplikasikan.

  • Anak kurang PD (percaya diri), solusinya tanamkan budaya sering bertanya kepada siapa pun, apakah itu guru, orang tua, kakek, nenek, kakak, abang, om, tante, dll.
  • Anak takut berbuat salah, solusinya berikan opsi kepada anak, bahwa jika ia benar maka akan dapat hadiah dan jika salah maka dapat hadiah juga, tentunya hadiah benar lebih bernilai ketimbang hadiah salah.
  • Anak tidak berani mencoba hal-hal yang baru, solusinya adalah pada orang tuanya sendiri, yang selalu menyajikan hal-hal yang baru pada si Anak, misal Laptop, bagaimana cara penggunaannya dan sebagainya.
  • Anak tidak suka belajar atau sekolah, solusinya sangat ada banyak, salah satunya adalah Home Schooling, tapi ini kurang efektif karena kemungkinan besar tuk bersosialisasi kurang. mungkin solusi yang efektif adalah menyekolahkannya di sekolah teman dekatnya, tentu saja lihat-lihat sekolahnya, pilih sekolah yang bermutu.

Diatas kesalahan-kesalahan tadi, sebenarnya yang paling mempengaruhi hilangnya potensi jenius terletak pada lingkungannya. barangkali ketika ia kecil, ia masih jenius dan gemar membaca, akan tetapi bertambahnya usia menyebabkan ia tidak jenius tadi, karena teman-teman yang beragam dan pola hidupnya serta lifedtylenya mempengaruhi.

inget cerita penjual minyak wangi dan pandai besikan.

jika kita dekat dengan penjual minyak wangi, maka kitapun akan mendapatkan wanginya walaupun sedikit, jika kita dekat dengan pandai besi, maka kita akan mendapatkan panasnya.

seperti itulah…….

katamu ini takdir…. betul. bukankah takdir ini bisa dirubah, kecuali mati ya….

seperti yang telah Allah firmankan didalam Q.S. Ar-Ra’du : 11.

“…Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…”

seperti halnya diri kita yang juga mempunya kelebihan. dan kitapun bisa merubah takdir ini.

takdir ini bisa kita rubah asal dengan ikhtiar yang berkontinu dan dengan do’a yang tak kenal putus, serta fokus.

tentunya temukan kelebihan kita. Apa sih kelebihanku? misal: menulis, main biola, piano, pandai berhitung, pandai ngomong, dll.

Temukan… dan Fokus….

Aldo Al Fakhr

Iklan

One thought on “Memahami Kelebihan Anak-anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s