kirim surat ke MUI

Kirim Surat Ke MUI

yah, dua hari yang lalu, aku mengirimkan surat elektronik (red-email) ke MUI. pasti pada banyak yang bertanya

“kenape lu ngirim email ke MUI, kayak ga ada kerjaan aja.”

aku jawab

“yah, justru itulah  kerjaan aku, yang begitu prihatin dengan kehidupan yang sudah tak tak jelas lagi mana yang haram dan yang halal.”

“ooo…gitu, emang isi surat kamu seperti apa?”

“nih dengerin yah ceritanya.”

tepat jam 20.30 WAS (waktu aku sendiri) aku beranjak dari kosan ke kampus yang hanya berjarak lebih kurang 50 meter. tujuan ke kampus tentunya ke LAB, ngapain? ya.. ngenet lah.

sesampainya di LAB

mas uyo dan mas ervan lg sibuk dengan TA nya. tampaknya mereka sibuk buanget. ga berani aku nganggu. tanpa basa-basi, aku ambil posisi dimana biasanya aku ngenet. sembari itu aku berujar sendiri tak peduli apakah mas uyo dan mas ervan reply kata-kataku.

“ah… sekarang wanita yang tewas akibat aborsi 300 per harinya. Aku harus kirim surat MUI kayaknya, kalau bisa ditelpon ku telpon tuh MUI. Aku mau ngusulin Fatwa haram PACARAN.”

aku tanya ke mereka

“mas… tau webnya MUI ga?”

“wah.. ga tau tuh do!”

“yoowiss… aku tanya aja dengan mbah google.” eh… ketemu. langsung aja ku akses. cari alamat emailnya. dapat. langsung aja ku kirim, nih isi suratku:

Assalammu’alaykum

surat ini ditujukan untuk MUI

wahai para alim ulama yang insya Alloh selalu didalam rahmat-Nya

saya sebagai remaja semakin resah dengan pergolakan pergaulan yang bisa dikatakan bebas dan hedon, saya sangat sedih melihat hal itu, dan saya dapat informasi bahwa 300 perempuan tewas tiap harinya karena aborsi yang dilakukannya, hal ini tidak lain dan tidak bukanlah disebabkan merebaknya budaya pacaran di negeri ini. sungguh sangat ironi sekali saya melihatnya, saya merasa sebagai teman mereka sangatlah sedih melihat hal tersebut . menilak pada ayat berikut:

Firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra: 32).

“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”
(An-Nur: 30–31).

keinginan saya adalah, bahwa MUI segera membuat fatwa Haram Pacaran, bagaimana? saya tunggu kelanjutannya.

Aldo Al Fakhr


Yah, memang ini agak keras. tapi inilah yang harus terjadi. sebagai wujud dari perhatian dan cinta saya kepada teman2 yang pacaran. karena sahabat baik adalah sahabat yang bisa mencegah temannya berbuat maksiat. dan saya ingin menjadi sahabat baik untuk teman2. walaupun sakit, tapi insya Alloh diberkahi. tau ga, bahwa pacaran adalah salah satu pintu mendekati zina.

aku hanya bisa berdo’a Alloh memberikan yang terbaik bagi diri ini dan bagi umat manusia. entah apupun hasil nanti, atakah ga di tanggapi email ku. ga pa pa. yg penting aku dah berusaha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s