aku rindu papa

kemarin, tiba-tiba perasaan yang sering muncul kembali membuncah, ntah kenapa kok ini rasanya beda banget dari biasanya.

duhai insan betapa sensitifnya perasaanmu

membuat relung hati ini kadang sakit dan kadang riang

ya..kemarin aku melihat sesosok manusia yang membuat air mata ini mengeluarkan gelombang embun bening yang mengalir dengan lembut melalui sudut mata yang sayu. aku melihat sosok yang dapat dikatakan hampir mirip dengan papa, sewaktu aku sholat maghrib di masjid Al-mukhlisin di Gg. PGA, aku sangat sering shalat disana, dan sesosok bapak itupun sesekali pernah kulihat, tapi perasaan itu amat beda dengan perasaanku sebelumnya. mungkin efek dari ga pulang kali ya..

ku pandangi lekat wajah bapak itu, tapi  mulutnya berkomat-kamit melafazkan tasbih kepada Allah, ia tidak sadar bahwa aku sedang memandangi wajahnya. tenang banget rasanya nih hati, betapa sulit tuk di lukiskan bahkan oleh Leonardo Da Vinci sekali pun. melihat wajah itu aku semakin bergelora semangat di dada ini, tuk selalu memberikan yang terbaik untuk kedua orang tuaku, yang susah-susah merawat dan membiayai pendidikanku  yang bisa dikatakan amat-amat mahal. walaupun menetes juga embun cinta itu. aku ikhlas dengan keluarnya air mata cinta itu.

air mata cinta

tetaplah engkau mengalir dengan tenang

berikan kesejukan di airmu

agar memberikan kedamaian dihati manusia

Aldo Al Fakhr

Iklan

2 thoughts on “aku rindu papa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s