Kemana Iman Itu??
Kemana Iman Itu??

Kemana iman, kemana tawakkal ketika rezeki yang dirasa sangat kecil bagi kita?
Kemana iman, kemana ikhlas ketika selesai melakukan amal yang besar?
Kemana iman, kemana sabar ketika ditimpa masalah yang sangat berat?
Kemana iman, kemana zuhud ketika berlebih-lebihan membelanjakan uang?
Kemana iman, kemana kejujuran ketika kita terdesak?
Kemana iman, kemana tanggung jawab ketika telah melakukan kesalahan fatal?
Kemana iman, kemana rasa empati ketika tetangga rumah mengalami kesusahan?
Kemana iman, kemana khusyuk ketika kita sedang shalat yang sejatinya menghadap Allah?
Kemana iman, kemana taat ketika kesibukan sangat menggunung?
Kemana iman, kemana santun ketika berbicara dengan orang yang lebih tua?
Kemana iman, kemana do’a ketika kita sedang galau dan dilema?
Kemana iman, kemana kesyukuran ketika mendapatkan sebuah kenikmatan dan kelapangan?
Kemana iman, kemana dan kemana ???
Begitu banyak yang kita lupa, begitu banyak kita yang acuhkan, dan begitu banyak yang kita hindari disaat jiwa-jiwa ini jauh dari Sang Pemilik Jiwa, disaat keceriaan berlebihan melebihi rongga-rongga empati diri. Betapa hinanya kita, yang mengharap begitu banyak namun hanya memberi sedikit saja, tak maksimal dalam beramal, semua serba minimalis dan anehnya sekonyong-konyong bangga atas keminimalisisan tersebut. Astaghfirullah.
Dan bisa kusimpulkan bahwasanya kita masih lemah dan hina!
Allah SWT berfirman:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” ( Al-Ankabut: 2-3)
Koreksilah diri kita secara berkala, karena pejuang sejati adalah yang berani mengkoreksi dirinya sendiri dan kemudian melakukan perubahan yang lebih baik, lebih baik, dan lebih baik.
Jakarta, 23 Januari 2012
Aldo Wilman/InsanKeadilan/Insan Konayuki
source gambar: http://dpieblog.files.wordpress.com/2011/10/baca-quran.jpg





subhannallah,,sangat menggugak sekali,,,tulisan antum dr hati banget ya,,sehingga membangkitkan giroh hati menuju ridho illahi,,,,,emang benar akh,,,terkadang kita banyak terlupa akan hal-hal seperti ini,,bahkan kita yang diberikan ilmu agama oleh Allah gak jarang lebih bangga dengan berbuat minim sekali,,,,,terkadang sholat seadanya,,gak ada doa gak ada sholat sunatnya,,,atagfirullahalazim,,,,nauzubillah,,,Syukron Jazakallah telah mengingatkan,,,
Januari 24, 2012 pukul 12:52 am
salah satu ciri orang beriman adalah saling nasehat menasehati (QS. Al-’asr)
alhamdulillah bermanfaat
Januari 24, 2012 pukul 4:08 am
speecles _____________________________________________________
Januari 26, 2012 pukul 3:56 am
speechless bukan speecles..
Januari 26, 2012 pukul 4:06 am
kebetulan si iman sedang tdk msuk, kbrnya sih sakit… *kidding
Pesan Umar bin Khathab ra.
“Hisablah kamu d dunia ini sblm kamu d hisab d akhirat kelak”
Iman, ad masany naik, ad masanya turun.
smga senantiasa istiqmh dan sll dlm kebaikan, aamiin.
Januari 30, 2012 pukul 3:34 pm
aamin, insy Allah
Januari 31, 2012 pukul 5:37 am
Ya muqallibal qulub tsabit qalbi ala diinika
Februari 2, 2012 pukul 6:18 am
aamin ya Rabb ya Ghafur
Februari 2, 2012 pukul 9:18 am
Bismillah,.
curhatan hati untuk hati juga,.
Bagus kak kta2nya,. ana ska,.
^_^
Februari 5, 2012 pukul 12:50 am
ciee Rio..
Februari 6, 2012 pukul 4:04 am