[Lagu] Sayang Itu Masih Ada
Sayang itu Masih Ada
Dah sekitar tiga minggu tak melakukan aktivitas menulis, ternyata banyak juga yang komplen ke saya.. ha…ha…. yo mangap lah ya..!
Soalnya ada suatu hal yang harus saya fokusin terlebih dahulu, yang berdampak juga pada lanjutan cerbung “Dua Kuas” yang sebenarnya ditargetkan bulan januari selesai. Tapi tak apalah, sepertinya bakal ngaret selesainya.
Selama hampir tiga minggu kebelakang, saya lagi ngubek-ngubek nada-nada yang pas mantab di gitar saya untuk my wedding song (he..he.. nikahnya aja ga tau kapan, sing penting lagunya dulu lah..). terdengar galau memang, tapi ya..it’s not about galau guys, but it’s about “something” which you don’t know at all
.
Yaps, saya memang sudah merencanakan untuk nyanyi dihari spesial itu, tentunya, teruntuk yang spesial pula.
Sejauh ini, sudah ada sekitar 5 lagu, dari kelima lagu tersebut, baru satu yang dah ada liriknya, dan satu-satunya juga yang bakal saya nyanyiin disaat itu. Selebihnya, hmm..rahasia..
Kalau urusan buat lagu, saya mah kalah dari bang Aldi, budak itu udah hampir seratus lagu dibuatnya semenjak SMA :wow:,
walau suara saya pas-pasan, tapi saya mah PD aja..he..he..
Berikut liriknya, mp3-nya sedang dipersiapkan, tungguin aja ya…

Sayang itu Masih Ada
By: Aldo W
Saat pertama kita bertemu
Mata kita saling bertemu
Desir bernyanyi dihatiku
Mengubah rasa menjadi rindu
Saat dingin menyerangmu
Kan kupeluk hangat tubuhmu
Saat panas menyengatmu
Teduhlah dibawah bayanganku
Reff(*):
Walau badai terus menerpa
Kita hadapi bersama
Walau godaan selalu ada
Sayangku masih untukmu
Saat kaki tak lagi mampu
Menopang tubuh tuamu
Saat wajahmu tak secantik dulu
Cantikmu abadi dihatiku
Kembali ke Reff(*)
Bila waktuku telah tiba
Kuharap kau selalu setia
Rindu itu pasti ada, Kita
Melepas rindu disyurga
Lagu ini mempunyai arti yang sangat mendalam bagi saya. Tatapan pertama, cinta, rindu, setia, melindungi, godaan, masalah, hati, dan syurga adalah kata-kata yang melengkapi sebuah pernikahan yang bervisi menurut saya.
Semoga Allah senantiasa menganugerahi ketsiqahan pada takdir-Nya, karena jodoh sudah dituliskan di lauh mahfudz, so, buat apa berfikir-fikir terlalu keras tentang siapa jodoh kita, serahkan semua pada-Nya, karena kita tak berhak merisaukan sesuatu yang sudah ditautkan sebelumnya.
Note:
1. saya tidak sedang galau dan bukan termasuk galauers.
2. tulisan ini terinspirasi dari tulisannya bang Aldi. ^_^v bang…! (Bro, siapke lagu buat gue yack…! yang waktu dibandung tuh jugo dak papo, aseli keren nian itu mang, malah sering gue denger)
Jakarta, 16 Desember 2012
Insan Konayuki
sumber gambar: http://menulisaja.files.wordpress.com/2011/12/animation2bislamic2b252882529.jpg?w=300





weeeeeeeeeeeew,,,puitis juga ya……tp kyaknya ini dr hati banget ya akh,,, heheheh,,,,walaupun tidak mengakuinya, ,,,,, emang betul jodoh di tangan Allah,,, dan akan tetap ditangan Allah pabila kita gak da usaha untuk mengambilnya,,,,,,,,
Desember 17, 2011 pada 2:41 am
iya dunks.. harus dari hati…:)
Desember 19, 2011 pada 4:04 am
o o o o ..dalamnya tulisanniiiiiiii..kudoakan kawanku ini dapatkan wanita dambaan, yang dicemburui bidadri surga,,,aamiin
hmmm heheh …
Desember 19, 2011 pada 3:37 am
aamin…
Desember 19, 2011 pada 4:04 am
baguuusss…
Januari 2, 2012 pada 6:20 am
Januari 2, 2012 pada 9:25 am
Pas baca tulisan yang ini, ada yg aneh. Tapi bkn sama lagunya…sama tanggal postingnya…itu 2011 kali ya mksdnya, 2012 nya baru bln Januari…hehe
masalah lagunya, kalau belum tahu melodinya blm dapet feel liriknya.
*Moreover,Jempol*
Januari 3, 2012 pada 8:02 am
owh iya..harusnya teh 2011
utk lagunya masih direcord di HP (kualitasnya masih jelek),
Januari 3, 2012 pada 9:08 am