#= RESEP Kasih Sayang =#
Tulisan RESEP Kasih Sayang ini aku dapatkan dari teman-teman kaskuser, very inspired menurutku.. Ups.. ini hanya untuk yang halal ya..!! dan juga sebagai pengetahuan untuk antum yang mau menggenapkan agamanya…

langsung ajelah, tak usah lame-lame..
#= RESEP Kasih Sayang =#
Bahan DASAR :
QS. Al-Fath

QS. Al-Fath
Kali ini saya tidak mentafsirkan QS Al-Fath… tapi ingin membahas yang banyak disuka dikalangan aktivis dakwah
Sering kali kumendengar, kumelihat, dan kurasa.. wew.. lebay kata-katanye.. para akhwat meminta mahar yang salah satunya adalah QS. Al-Fath kepada si ikhwan selain yang lain-lain dan lainnya ( :peace: )… dan akan ditasmi’kan ketika akad nikah dihadapan akhwat tersebut tentunya dihadapan para tamu-tamu undangan dan tak kalah juga antusias para mupeng-mupengers (mupeng=muka pengen) termasuk ane.. wkwkwk (lagi…)
9 juni 2010
jujur… sebenarnya, aku malu untuk mempublish nih curhatan pada tanggal 9 Juni 2010.. tapi, insya Allah bisa diambil ibrahnya dari apa yang kurasa.. ente semua bisa pada belajar dari kehidupanku.. insya Allah
ceritanya agak panjang.. 9 halaman 2 spasi..jadi yg sabar ye mbacanye.. ^^
oh ya.. pada bingungkan kok ada gambar gitar.. nih gitarku.. nih die tersangkanye..

Cekiprot gan….
9 juni 2010
Bismillahirrahmanirrahim
Kakiku bergerak lincah hari ini, langkahnya melebar tak seperti biasanya, velocity-nya lebih cepat dari biasanya. Orang-orang yang melihatku berjalan keheran-heranan melihat polah tingkah berjalanku yang aneh. Betapa riangnya hari ini, semangat memuncak, bibirku tak henti-hentinya tersenyum kepada semua ciptaan-Nya, hatiku tak lelah tuk melafadzkan hamdalah, dan raga yang jujur saja sakit 2-3 hari kemarin menyurut tertelan keriangan jiwa yang bahagia.
Kata Tak Terungkap

Kata Tak Terungkap
Assalamu’alaykum
Dah lama ndak nulis yang serius-serius…. ^^
Setiap kata mengandung makna, setiap kalimat mengandung kekuatan, setiap tulisan memiliki jiwa atau ruh yang dibawa oleh penulisnya. Bagaimana yang terjadi pabila setiap kata yang terucap atau tertulis tak memiliki makna, setiap kalimat yang disusun dari beberapa kata tak punya kekuatan pengaruh, dan setiap tulisan tak memiliki jiwa atau ruh.. ini yang menjadi soal..
Dalam tulisan ini, saya hanya focus pada kata yang tak bisa terungkap sebagaimana mestinya.. kata yang seharusnya dikatakan, tetapi terhenti karena ada sesuatu yang menghalanginya, apalah itu, saya tidak tau, bijaknya kamu lah yang tahu kenapa tak bisa mengungkapkan kata…
Terkadang, kata-kata yang sudah disusun sedemikian rupa, dicantik-cantikkan gaya penulisannya atau retorikannya dalam penyampaian.. tapi tetap saja sepersekian detik sebelum kata itu mau diungkapkan, ia tersendat, tak mau keluar, sehingga banyak orang mengatakan “mati kutu” alias ndak tau mau berbuat ape lagi..
Perisai Kesedihan Bernada Pilu

Perisai Kesedihan Bernada Pilu
angin tiupkan bahagia
burung membawa kabar duka
hati penuh dengan luka
jiwa terus meronta
kesedihan bernada pilu
datang tanpa diundang
menjemput diri yang buntu
kesepian pun ikut meradang
permata berkilauan
menyinari dari kejauhan
menggelapkan suatu hal dibelakangnya
bersungut-sungut malu
tertunduk tak mau keluar
bahagia ada dibelakang perisai
iltizam sang pahlawan membara
ingin menguak perisai itu
tuk menjemput bahagia dibelakangnya
“Ya Rabb, dekapkanlah bahagia itu dipelukanku” ujar pahlawan itu
Aldo Al Fakhr
Blogger Pencari Spirit yang Hilang
Pernyataan Seorang Ikhwah yg Kusuka

Assalamu’alaikum,,
Masalah pernyataan yang dituliskan oleh pak Tifatul Sembiring seharusnya mungkin tidak perlu di bahas sejauh ini. (sampai ke masalah KTP,SIM, pajak dll)
Mungkin ana perlu perjelas lagi pernyataan beliau yang meny…ebabkan pembahasan panjang ini:
” Memang saatnya indonesia di bangun tanpa sekat ideologis atau agama dgn memupuk sgl percaya dan hati yg lega.warisi semua pendahulu bangsa”.Ana secara PRIBADI tidak melihat ada suatu yang begitu keliru dari pernyataan ini, tapi Wallahu’alam.. mungkin karena Ilmu agama ana yang masih lemah atau sudut pandang ana yang BERBEDA dalam memandangnya. Pun kalau teman2 yang lain melihat ada kekeliruan kenapa harus dibahas sejauh ini ya.. yang jadi pertanyaan ana: “SIAPA SIH TIFATUL SEMBIRING? Rasa ana beliau juga bukan khalifah atau ulama terkenal. “hanya” mantan presiden dari Partai Keadilan Sejahtera. Yang saat ini menjadi Menteri di salah satu Kabinet pemerintahan SBY. Jika seandainya ikhwah fillah yang mengatakan bahwa pernyataan di atas adalah salah, maka ana tanyakan lagi: tak boleh salahkah yang namanya Tifatul Sembiring ini? Mungkin yang harus di lakukan adalah Tabayyun kepada pak Tifatul tentang pernyataan ini (bagi yang melihat pernyataan ini adalah sesuatu yang sangat keliru). Bukankah menasehati itu lebih baik daripada memvonis?? Wallahu’alam..
Walaupun ikhwah fillah semua yang tercantum di facebook ini bukan ulama (termasuk ana juga bukan), marilah kita melihat sejenak perilaku imam Adz Dzahabi (salah satu Murid Ibnu Taimiyah), walaupun mungkin sulit untuk mencontohnya, ya paling tidak kita bisa berusaha untuk menjalankannya. Amin.. berikut ini adalah sikap Imam Adz Dzahabi terhadap Ulama hadits, Salah seorang Imam Jarh wa Ta’dil, yakni Imam Yahya bin Ma’in. beliau adalah kawan dari Imam Ahmad bin Hambal. Dikutip dari Al Hushain bin Fahm, bahwa Yahya bin Ma’in pernah berkata: “Dulu aku pernah berada di Mesir, lalu aku lihat seorang budak wanita dijual dengan harga seribu dinar. “Aku belum pernah melihat wanita secantik dia, semoga Allah memberinya keselamatan.” Lalu aku (Al Hushain ) berkata: “Wahai Abu Zakaria, orang sepertimu berbicara seperti itu? Beliau berkata: “Ya, semoga Allah memberinya keselamatan dan juga pada setiap orang yang cantik.” (di sadur dari kitab Siyar A’lamin Nubala karya Imam Adz Dzahabi)
Ikhwah Fillah…. Apa komentar Imam Adz Dzahabi? Ia berkata, “Cerita ini dapat diterima sebagai sebuah lelucon (gurauan) belaka dari Abu Zakaria (Yahya bin Ma’in).” Demikianlah, menurut Imam Adz Dzahabi itu hanyalah leluconnya Imam Yahya bin Ma’in. ia tidak benar-benar bermaksud mengatakan demikian terhadap wanita dalam keadaan serius. Jika bukan Adz dzahabi yang mengomentari, mungkin Imam Yahya bin Ma’in akan dituduh fasiq. Koq, ulama memuji-muji kecantikan wanita.
Bagaimana seandainya kita melihat pernyataan pak Tifatul Sembiring di atas dalam kaca mata Adz Dzahabi?? Mungkin kita akan
berkata,”Ah..mungkin ini hanya strategi politik”
Atau, “Oh….mungkin pernyataan ini muncul ketika ditanya oleh orang2 sekuler yang berkuasa.”Dan masih banyak Husnudzon (prasangka baik) yang mesti lebih dikedepankan terhadap saudara kita yang masih mengucapkan Syahadat, daripada ucapan2 yang “mungkin” akan sangat berat kelak dipertanggungjawabkan.. Wallahu’alam..
Setahu ana, yang dilakukan PKS hanyalah salah satu usaha untuk menegakkan syariat Islam secara kaffah.ana yakin kader dari didikan PKS yang sudah paham juga tahu bahwa syariat Islam tidak bisa ditegakkan melalui demokrasi. Asas utama dari partisipasi politik ini adalah dalam rangka tahshilul maslahah wa taqlilul mafasid (Menghasilkan maslahat dan mengurangi mafsadat).
Setahu ana, yang di ajarkan di halaqah2 PKS terhadap politik dan demokrasi saat ini, salah satunya adalah Maa laa Yudraku kulluh laa yutraku kulluh (Apa-apa yang tidak bisa diraih semua, maka janganlah ditinggalkan semua). Jadi yang dilakukan PKS salah satunya adalah menghasilkan mashlahat yang sebesar2nya dalam sistem yang sebagian ikhwah fillah menyebutnya sebagai Sistem kufur, dll, serta juga meminimalkan Mudharat bagi Umat Islam. Yang dilakukan PKS memang belum seberapa, oleh karena itu mereka tetap berada disana untuk terus menghasilkan Mashlahat yang sebesar2nya dan Mudharat yang sekecil2nya (walaupun mungkin sebagian besar dari antum belum atau tidak merasakannya). Tapi bukan berarti apapun yang dilakukan PKS adalah benar ataupun salah. Perlu pertimbangan yang sangat mendalam untuk menilai itu. Dan sampai saat ini, ana belum pernah mendengar tentang pengharaman terjun ke sistem yang non Islami. (mungkin bisa di tunjukkan kalau ada, maklum saja soalnya ana kurang mengikuti info, hehe..).
Peran ikhwah fillah semua dalam menasehati tetap diperlukan. Mungkin hanya cara penyampaiannya saja yang harus diperhatikan. Tidak di pungkiri ada kader PKS yang tergelincir, berbalik, bahkan balik melawan PKS itu sendiri. Tetapi seperti kata pepatah, PERJUANGAN bUTUH PENGORBANAN. Dan Setahu ana sangat banyak yang dikorbankan PKS dalam melawan Demokrasi ini.
Hm… terkait demokrasi, semua orang rakyat Indonesia pasti sudah sadar bahwa demokrasi bukanlah solusi yang baik dalam menyelesaikan masalah kemiskinan, korupsi, dll massalah yang masih banyak di negeri kita ini. Tetapi adakah sistem saat ini yang bisa di pakai untuk diterapkan di negeri ini?? Ana tahu sebagian besar dari antum akan menjawab, HUKUM ISLAM atau HUKUM ALLAH. Maka ana tanyakan lagi, bagaimana caranya menerapkan Hukum ALLAH ini di hadapan sekitar 230 juta manusia yang sebagian besar jumlah individunya Sholatnya masih belang2, Judi jadi kebiasaan, Khamr jadi minuman, dan pornografi jadi tontonan?? Apakah besok kita telepon pak SBY lalu mengatakan ,”Pak mulai hari ini ganti hukum Allah ya..!!” Alhamdulillah kalau bisa semudah itu.
Ana pribadi menjawab bahwa ini tugas yang berat. Pilihan hanya ada dua: ikut demokrasi dengan niat merubahnya, atau Revolusi alias pemberontakan dengan biaya dan tenaga yang sangat besar. Setahu ana, PKS melakukan ijtihad dengan melakukan opsi yang pertama. Demokrasi pun sebenarnya sudah sangat bergeser dan bias dari segi makna yang dijelaskan oleh Candra Achmad Al-Blora.
Seandainya demokrasi di tangan rakyat, tentu ana sudah makmur, sejahtera dan tenteram. Begitu juga ikhwah fillah semua, tidak perlu ada lagi kemiskinana. Memangnya ada rakyat yang mau miskin..Tapi kenyataannya ngga’ juga tuh.. ini bukti bahwa demokrasi bukan lagi di tangan rakyat, tapi di tangan “sekelompok” rakyat. Seperti yang kita ketahui, Demokrasi Amerika sangat jauh berbeda dengan demokrasi yang ada di Indonesia, begitu juga dengan Demokrasi di Negara2 Afrika dan Eropa dan seluruh dunia yang menjalankan sistem ini. Intinya Tidak ada lagi yang menjalankan Sistem Demokrasi seperti yang di buat oleh tokoh Yunani ini.
Bagaimana seandainya demokrasi yang sesuai dengan “sekelompok rakyat ini di pegang oleh orang yang teguh dalam memahami dan menjalankan agama? Tentu akan sanagat besar dampakanya. Jadi saat ini mungkin PKS memanfaatkan momen itu untuk memberikan pemahaman, mewarnai, dan merubah apa2 yang ada disana (parlemen dan sistem demokrasi) ke arah yang lebih baik. Demokrasi bukanlah sistem yang terbaik, tetapi mungkin untuk menciptakan sistem terbaik salah satunya adalah lewat Demokrasi.. Wallahu’alam..![]()
pernyataan ini terkait tentang status dari qiyadah kita, Ust Tifatul Sembiring. saya dapat pernyataan ini dari salah foto FB seseorang yang sebetulnya (wallahu’alam) mengajak untuk diskusi tentang demokrasi..
Jujur, saya adalah kader PKS, dan saya ditarbiyah (dibina) oleh kader PKS juga..selama saya mengikuti berbagai macam wasilah dalam lingkup tarbiyah, dakwah, hizb, dll saya merasa seperti .. terlibat dalam perbaikan diri, terlibat dalam perbaikan masyarakat, terlibat dalam pembenahan sistem kenegaraan kita, ada kontribusi yang nyata dan tidak hanya mengkritisi tapi tanpa gerak dan solusi…
Akhi.. bukankah orang diluar sana merebut kekuasaan untuk kepentingannya pribadi dan golongannya dan mungkin ada tujuan terselubung dalam pemenangan kekuasaan itu… akankah kita biarkan itu begitu saja? tentu tidak..pabila dibiarkan, apalah yang akan terjadi pada negeri ini, antum pasti bisa membayangkannya (ketika sistem dikuasai oleh orang betul2 kafir).. oleh karena itu kita perlu merebut kekuasaan, merebut dari golongan atau partai yg memiliki misi terselubung yang tidak baik…
sekali lagi PKS tidak menjadikan demokrasi sebagai ideologi, maksudnya percaya bahwa hanya dengan demokrasi islam akan berjaya.. tidak.. demokrasi hanya sebagai wasilah atau sarana saja.. wallhu’alam
sebenrnya banyak yg mau diutarakan.. dilain waktu saja..atau ada yg ingin berkomentar terlebih dahulu..
sudah bukan saatnya lagi mencaci tapi berkontribusi menjalankan solusi
Aldo Al Fakhr
Tsabat is the right way
tulisan dibawah dicukil dari buku buatanku sendiri…
Jalan hidup ini sangat beragam. Ada jalan yang baik ada pula yang buruk. ada yang menyenangkan ada pula yang menyusahkan. Dan sikap tsabat menjadi bukti siapa-siapa yang benar jalan hidupnya. Mereka berani menghadapi jalan hidup bagaimanapun selama jalan itu menghantarkan pada kemuliaan meski harus merasakan kepahitan atau kesusahan.
Masa muda usiaku kini
Warna hidup tinggal ku pilih
Namun aku telah putuskan
Hidup diatas kebenaran
(Masa Muda, Edcoustic)
Sikap tsabat ini melahirkan keberanian menghadapi realita hidup. Pantang menyesali kondisi diri apalagi menyalahkan keadaan. Ia tidak cengeng dan ngambekan seperti anak kecil karena beragam persoalan yang mengelutinya. Malah ia mampu mengendalikan permasalahan dan menemukan harapan besar untuk ia raih. Amatlah pantas perintah Allah SWT. pada orang beriman tatkala menghadapi musuh agar mengencangkan jiwa yang tegar dan konsisten pada keyakinannya.
“Hai orang-orang yang beriman apabila kamu menghadapi satu pasukan maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah nama Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung”. (Al Anfal: 45).
Dengan demikian mereka yang tsabat dalam jalan dakwah ini menjadi pilihan hidupnya. Lantaran ia tahu dan berani menerima kenyataan yang memang harus ia alami. Dan muncullah sikap sang ksatria yang gagah berani meniti jalan hidupnya bersama dakwah ini.
Pujangga termasyhur, Al Buhturi dalam baris syairnya ia mengungkapkan bahwa jiwa yang berani hidup dengan menghadapi resiko apapun dan tetap tegar berdiri di atas pijakannya adalah ‘nafsun tudhi’u wa himmatun tatawaqqadu, jiwa yang menerangi dan cita-cita yang menyala-nyala’. Sebab jiwa yang semacam itu menjadi bukti bahwa ia benar dalam mengarungi bahtera hidupnya.
Jakarta
Aldo Al Fakhr
Blogger Pencari Spirit yang Hilang
S07 – Hari Bersamanya
lagu sheila on 7 ini, kembali menggelitik tuk mendengarkan, dengan bit yang rame serta maenan melodi yang apik dari eros, membuat lagu ini enak untuk didengarkan, begitu juga dengan suara khas Duta yang selama ini membuat band satu ini menjadi band favorite ku dari semenjak SD..
syair yang “cukup” baik dan mengena ^^v
berikut lirik lagu ini:
Lirik Lagu Sheila On 7 – Hari Bersamanya
Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya
[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
back to [*][**]
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Back to [*][**]
Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya

Btw, Gitar punya eros mirip gitarku.. hehehe,, mirip banget..





Komentator Coretan Bijaksana