Coretan-Coretan yang Tergores Ditubuh Sejarah

Terbaru

Kemana Iman Itu??

Kemana Iman Itu??


Kemana iman, kemana tawakkal ketika rezeki yang dirasa sangat kecil bagi kita?

Kemana iman, kemana ikhlas ketika selesai melakukan amal yang besar?

Kemana iman, kemana sabar ketika ditimpa masalah yang sangat berat?

Kemana iman, kemana zuhud ketika berlebih-lebihan membelanjakan uang?

Kemana iman, kemana kejujuran ketika kita terdesak?

Kemana iman, kemana tanggung jawab ketika telah melakukan kesalahan fatal?

Kemana iman, kemana rasa empati ketika tetangga rumah mengalami kesusahan?

Kemana iman, kemana khusyuk ketika kita sedang shalat yang sejatinya menghadap Allah? Baca kelanjutan halaman ini »

ABG – Anak Bangsa Galau

ABG – Anak Bangsa Galau


Langit jakarta sore ini cukup gelap dari biasanya, mungkin sebentar lagi atau nanti malam akan turun hujan. Semilir angin yang cukup kencang turut menjadi tanda bagi para pedagang kaki lima ditrotoar mengemasi barang dagangannya.

Kemacetan sudah sangat terasa menjelang jam pulang kantor, bunyi klakson yang tak henti-hentinya dari kendaraan mewarnai sore ini, Serta wajah-wajah pias, lesu, marah, tertawa juga turut serta menghiasi ke’unik’an ibu kota negara tercinta kita ini. Baca kelanjutan halaman ini »

Komen ke-1000

alhamdulillah, segala puja-puji hanya untuk Allah, komentar di blog ini sudah berjumlah 1000 buah, dan juga komentatornya yang ke-1000 ntu adalah diriku sendiri he..he..he..

lengkap juga site stats sudah nyampe angka > 40.000 hits

 

walau blog ini kadang semangat kadang males-malesan, namun blog ini adalah oase tersendiri bagi diriku.

kerena menulis adalah seperti nafas dalam kehidupan, terkadang nafas itu lancar, terkadang juga tersengal.

so, dimaklumin aja sekarang-sekarang ini nafas menulis saya sedang tersengal, do’akan saja lancar kembali ya :)

 

Jakarta, 17 januari 2012

Aldo Wilman

@aldowilman

[Cerbung] Dua Kuas Episode 5 Part 1

sambungan dari Episode 4

happy reading

Episode 5: Benci Part 1

Hujan sedikit deras kembali membasahi Bumi Sriwijaya.

Tidak seperti teman-teman sekelas, yang begitu semangat menyambut lonceng pulang sekolah. Aku dan kak Hasan sebaliknya, kami sangatlah tak bersemangat. Teman-teman yang lain asyik membereskan buku dimeja dan laci, memasukkannya kedalam tas, mengeluarkan payung berwarna-warni dari dalam tas, menyandang tas, kemudian meninggalkan kelas beramai-ramai menerobos hujan. Aku melangkah dengan gontai tak bersemangat menuju bangku kak Hasan.

“Kak, gimana kita pulang?”tanyaku.

“Paling bentar lagi reda, tungguin bae lah!”jawabnya acuh sembari dengan malas memasukkan buku-buku pelajaran kedalam tasnya.

“Sip lah…!” Baca kelanjutan halaman ini »

[Cerbung] Dua Kuas Episode 4 Part 3

maaf kelamaan nyambung ceritanya…

sambungan dari Episode 4 Part 2

happy reading

Episode 4: Rumah Sekolah Part 3sekolah

Teng…Teng..Teng…

Alhamdulillah, lonceng yang sedari dua jam-an dinanti datang juga. Kulihat sedikit wajah kak Hasan, tampaknya ia baik-baik saja, ia pun melihatku dan memberikan senyum. Dari senyumnya tampak ia begitu senang mendengar lonceng pertanda istirahat barusan.

Akhirnya, hukuman ini berakhir juga, pegal di paha dan betis yang terasa sedari tadi perlahan-lahan sirna. Baca kelanjutan halaman ini »

[Lagu] Sayang Itu Masih Ada

Sayang itu Masih Ada

Dah sekitar tiga minggu tak melakukan aktivitas menulis, ternyata banyak juga yang komplen ke saya.. ha…ha…. yo mangap lah ya..!

Soalnya ada suatu hal yang harus saya fokusin terlebih dahulu, yang berdampak juga pada lanjutan cerbung “Dua Kuas” yang sebenarnya ditargetkan bulan januari selesai. Tapi tak apalah, sepertinya bakal ngaret selesainya.

Selama hampir tiga minggu kebelakang, saya lagi ngubek-ngubek nada-nada yang pas mantab di gitar saya untuk my wedding song (he..he.. nikahnya aja ga tau kapan, sing penting lagunya dulu lah..). terdengar galau memang, tapi ya..it’s not about galau guys, but it’s about “something” which you don’t know at all :) . Baca kelanjutan halaman ini »

[Cerbung] Dua Kuas Episode 4 Part 2

sambungan dari Episode 4 Part 1

happy reading

Episode 4: Rumah Sekolah Part 2

sekolah

sekolah

 

Mobil ayahnya Lintang melaju dengan sedikit kencang, seirama dengan laju denyut jantungku yang ikut-ikutan kencang. Aku yakin sekali kak Hasan pun serupa denganku. Kulihat air mukanya begitu khawatir. Benar-benar telak, kami lupa mengerjakan PR bahasa indonesia. Mau menyalin teman dikelas nanti dipastikan nggak akan sempat, pelajaran Bahasa Indonesia adalah pelajaran pertama hari ini. Sedangkan PR tulisan tegak bersambung sungguh sangat menyita waktu untuk diselesaikan. Dari pribadiku pun cuma bisa pasrah saja. Baca kelanjutan halaman ini »

Kicauan – Kehilangan

kehilangan

kehilangan

Postingan kali ini adalah kicauan-kicauanku di twitter hari ini.

tema yang diangkat adalah mengenai kehilangan, suatu hal yang sangat susah untuk diobati…

ini dia kicauan2nya itu:

pertama

Sakit karena kehilangan itu obatnya adalah membiarkannya. semakin kuat melupakan maka semakin sakit rasa kehilangan itu. #kehilangan

kedua

perhatikan ketika kita menghembuskan nafas, adakah kita merasakan kehilangan? coba belajar dari hal itu.. #kehilangan

ketiga

perhatikan pula ketika kita -maaf- buang air kecil/besar, adakah kita merasakan kehilangan yang meraung-raung? #kehilangan

terakhir

seandainya, kehilangan sesuatu yg dicintai semudah dua hal dibawah.. sungguh rasa ikhlas akan menghiasi jiwa-jiwa yang sedih #kehilangan

 

ikhlas ketika kehilangan itu datang adalah obat terbaik bagi kita yang “penyakitan” akan kehilangan itu.

 

_Insan Konayuki_

twitter: @insankonay -follow ya…^^

[Cerbung] Dua Kuas Episode 4 Part 1

akhirnya bisa nulis lagi…

ini sambungan dari episode 3: Pekerjaan Rumah dan Ibu

happy reading…:)

Episode 4: Rumah Sekolah Part 1

sekolah
sekolah

Ttteeetttt… nnnneeettt……. tttteeetttt…….. nnnnneeettttt

“bunyi apaan sih ini? Nganggu tau!” kesal kak Hasan.

“ish dah.. budak sikok ini!” batinku. “Oi kak, bangun! Dah mau subuh nih!” teriakku kepada kak Hasan yang masih masih nyaman dengan ilerannya.

Aku dan kak Hasan memang sudah sepakat untuk menyetel alarm sekitar lima menit sebelum adzan subuh dengan tujuan agar bisa shalat subuh berjama’ah di mushalla. Tapi, sering juga -alarm hanya tinggal alarm- kami kebablasan dan ketinggalan shalat di mushalla. Baca kelanjutan halaman ini »

[Cerbung] Dua Kuas Episode 3 Part 3

akhirnya part 3 selesai juga

this episode, I proud to present this for my beloved mom…

ini lanjutan dari episode 3 part 2

Episode 3: Pekerjaan Rumah  dan Ibu Part 3

Ibu

Wajah ibu itu kebanyakan seperti wajahnya orang melayu, kasarnya pasarann (Ups! Maaf ya Ma!), kulitnya putih bersih, tingginya setelinga ayah, jadi nggak terlalu pendek untuk ukuran seorang wanita. Berbeda dengan kami semua, ibu sedikit agak berisi badannya, tapi waktu mudanya dulu ibu tuh kurus, mungkin karena dampak setelah melahirkan atau apa yang menjadikan ia agak berisi sedikit. Namun, aku dengan berani mengatakan bahwa ibu adalah wanita yang cantik, itu terlihat dari komentar teman-temanku disekolah ketika ibu datang ke sekolah karena masalah kak Hasan (akan kuceritakan nanti..^^). Apalagi teman-temanku yang cewek sedikit iri kepadaku karena aku memiliki ibu yang cantik. Mereka bilang, “Oi.. cantik nian ibu kau sen!” aku yang mendengarnya sangat senang bukan main, mereka pun pernah bilang kepadaku “kapan-kapan boleh kan main kerumah kau?” Baca kelanjutan halaman ini »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.